Beita Akhirat

Tampilkan postingan dengan label Statistik Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Statistik Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Input Data (Insert Variable and data) pada SPSS

Input Data (Insert Variable and data)
Salah satu program untuk mengolah data melalui komputer yaitu dengan program SPSS. SPSS (Statistical product and service solution) telah dipergunakan secara luas di berbagai bidang termasuk bidang pendidikan.

Input data dalam SPSS sangat penting, jika input data salah maka hasil pengolahan data juga salah, bahkan dapat juga terjadi error saat melakukan analisis. Berikut cara input data:
a.       Memulai menjalankan SPSS
*     Klik icon SPSS sebanyak 2 kali, atau
*     Klik Start à Program à SPSS, maka akan muncul tampilan layar kerja SPSS.

b.      Untuk membuat file data yang baru, klik file à new àdata. Halaman SPSS data editor yang aktif terdiri dari 2 lembar. Lembar pertama Data View yaitu tempat untuk memasukkan data, sedangkan lembar kedua adalah Varable View yaitu tempat untuk memberi nama variabel dan mendefinisikan karakteristik lain dari variabel tersebut.

c.       Berikut adalah contoh data nilai Mahasiswa pada pelajaran Metodologi Riset (Metris), Statistik (Stat), dan SPSS.

Tabel 1. Data-1
Nama
Kelamin
Metris
Stat
SPSS
Nama
Kelamin
Met
Stat
SPSS
Rais   
Aji    
Budi   
Sinta  
Lilis  
Ujo    
Diana  
Joko   
Dita   
Rita   
Dono   
Kasino 
Indro  
Dina   
Marta  
Pria
Pria
Pria
Wanita
Wanita
Pria
Wanita
Pria
Wanita
Wanita
Pria
Pria
Pria
Wanita
Wanita
75.0
68.0
65.0
55.0
70.0
90.0
80.0
85.0
90.0
78.0
75.0
60.0
65.0
80.0
65.0
86.0
65.0
56.0
60.0
77.0
80.0
82.0
85.0
78.0
80.0
78.0
70.0
65.0
75.0
80.0
83.0
67.0
78.0
75.0
65.0
87.0
90.0
80.0
75.0
90.0
80.0
65.0
70.0
75.0
80.0
Juita  
Gina   
Murni  
Bimo   
Kinto  
Arjuna 
Dewa   
Arimbi 
Sekar  
Sari   
Jono   
Purwo  
Tutik  
Jito   
Siti   
Wanita
Wanita
Wanita
Pria
Pria
Pria
Pria
Wanita
Wanita
Wanita
Pria
Pria
Wanita
Pria
Wanita
60.0
75.0
70.0
65.0
50.0
60.0
80.0
70.0
80.0
60.0
75.0
60.0
80.0
80.0
75.0
70.0
80.0
85.0
80.0
70.0
50.0
90.0
75.0
75.0
70.0
80.0
65.0
65.0
75.0
80.0
68.0
85.0
90.0
85.0
65.0
55.0
85.0
75.0
75.0
70.0
80.0
65.0
70.0
80.0
80.0

d.      Memasukkan Variabel
*     Klik variabel View, maka akan muncul lembar variabel view.
*     Dalam tabel Data-1 ada 5 jenis variabel yaitu :
1. Nama
2. Jenis kelamin
3. Nilai Pelajaran Metodologi (Metris)
4. Nilai Pelajaran Statistika (Stat)
5. Nilai Pelajaran SPSS (SPSS)
e. Memasukkan variabel Nama
*     Masukkan Variabel pertama yaitu nama pada kolom name
*     Pada kolom Type pilih String, maka variabel nama sudah masuk
f.       Memasukkan Variabel Jenis Kelamin
*     Masukkan variabel kedua yaitu Kelamin pada kolom name
*     Pada kolom Type pilih Numeric
*     Klik kolom Values untuk membuka box Value labels dan isikan Value : 1 dan Value label : Pria lalu klik Add. Ulangi dan isikan Value : 2 dan Value label : Wanita lalu klik Add.

g.      Memasukkan Variabel Nilai Pelajaran Metodologi Riset
*     Masukkan variabel Nilai Pelajaran Metodologi Riset dengan disingkat Metris pada kolom name
*     Klik Type pilih Numeric
*     Klik label dan tuliskan secara lengkap nama variabelnya yaitu Nilai Pelajaran Metodologi Riset

h.      Memasukkan Variabel Nilai Pelajaran Statistik
*     Masukkan variabel Nilai Pelajaran Statistik denga disingkat Stat pada kolom name
*     Klik Type pilih Numeric
*     Klik label dan tuliskan secara lengkap nama variabelnya yaitu Nilai Pelajaran Statistik

i.        Memasukkan variabel Nilai Pelajaran SPSS
*     Masukkan variabel Nilai Pelajaran SPSS denga disingkat SPSS pada kolom name
*     Klik Type pilih Numeric
*     Klik label dan tuliskan secara lengkap nama variabelnya yaitu Nilai Pelajaran SPSS
j.        Setelah data dimasukkan seluruhnya/ data lengkap, selanjutnya mulai memasukkan data dengan cara :
*     Klik Data View yang berada di pojok kiri
*     Masukkan data pada tabel data-1 sesuai dengan variabel viewnya
*     Setelah data masuk seluruhnya simpan data dengan cara klik File à Save Data dan beri nama file data-1 à Enter

Analisis Butir Soal Instrumen Penelitian



Untuk mengetahui untuk mengetahui tercapai  tidaknya suatu tujuan pembelajaran, umpan balik bagi proses pembelajaran dilakukan evaluasi pembeajaran. Adapun instrumen evaluasi yang biasa digunakan oleh seorang guru yaitu berupa tes tertulis. Tes tertulis harus memiliki karakteristik atau syarat-syarat sebagai alat evaluasi yang baik, diantaranya harus memenuhi syarat validitas, tingkat kesukaran, daya beda dan reliabilitas serta sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan diukur. Adapun langkah-langkah dalam menganalisis suatu butir soal instrumen sebgai berikut :
1.      Pengumpulan data / lembar jawaban
2.      Koreksi, dimana jawaban yang benar diberi skor 1 dan jawaban salah diberi skor 0
3.      Mengurutkan data serta menggolongkan data sesuai keperluan analisis, Siswa yang memperoleh Skor tertinggi ditempatkan pada urutan paling atas, skor terendah ditempatkan paling bawah.
4.       Melakukan perhitungan tingkat kesukaran, daya beda, validitas, dan reliabilitsas

PERHITUNGAN TINGKAT KESUKARAN

            Tingkat kesukaran soal merupakan bilangan yang menunjukkan sukar mudahnya suatu soal. Persamaan yang digunakan untuk menghitung tingkat kesukaran soal adalah teori proporsi menjawab benar, yaitu dengan rumus:


 
Dengan : 
P          = Proporsi menjawab benar atau tingkat kesukaran

∑ X     = Banyaknya peserta tes yang menjawab benar
N        = Jumlah peserta tes
SM      = Skor maksimum

Menurut Sumarna Supranata dalam analisis validitas, reliabilitas dan Interpretasi  Hasil Tes Implementasi kurikulum 2004, hal 47, criteria pemilihan soal pilihan ganda berdasarkan tingkat kesukaran tes adalah :

 

PERHITUNGAN DAYA PEMBEDA

            Daya pembeda soal adalah kemampuan suatu soal untuk membedakan antar siswa yang pandai (berkemampuan tinggi) dengan siswa yang kurang pintar (berkemampuan rendah). Untuk menghitung daya pembeda soal dilakukan analisis dengan cara :
1.      Data diurutkan dari nilai tertinggi sampai nilai terendah
2.      Diambil 27 % dari kelompok atas (nilai tinggi) dan 27 % dari kelompok bawah (nilai rendah)
Melakukan perhitungan dengan menggunakan rumus :



Dengan :   D   = Indeks daya pembeda soal
                JA  = Banyaknya peserta kelompok atas
                JB  = Banyaknya peserta kelompok bawah
                BA = Banyaknya peserta kelompok atas menjawab benar
                BB = Banyaknya peserta kelompok bawah menjawab benar
Dalam hal ini criteria daya pembeda soal adalah :


PERHITUNGAN VALIDITAS BUTIR
            Suatu tes dikatakan memiliki validitas jika hasilnya sesuai dengan criteria, dalam arti memiliki kesejajaran antara hasil tes tersebut dengan kriteria. Teknik yang digunakan untuk mengetahui kesejajaran tersebut adalah teknik korelasi Product Moment yang dikemukakan oleh pearson.


PERHITUNGAN RELIABILITAS TES
            Suatu soal dapat dikatakan reliable jika memberikan hasil yang tetap. Untuk menentukan reliabilitas tes dapat menggunakan metode belah dua persamaan product moment. Dari 14 soal yang disajikan diperoleh 6 soal yang memenuhi kriteria soal yang reliabel dan dapat dibagi menjadi dua bagian nomor soal yang ganjil dan genap. Dengan melihat data pada table dapat dihitung:


Reliabilitas tes dihitung secara keseluruhan dari semua soal memenuhi kriteria soal yang reliabel.

Petunjuk Tugas pertemuan 10 :
1. Buatlah analisis butir soal dengan jumlah butir soal objektif sebanyak 25 buah, yang mengacu pada teori dengan menggunakan file excel berikut (download Excel ).
2. Buatlah laporan akhir seperti contoh pada word berikut (download file word), file word berdasarkan pada excel pada poin 1.
3. Tugas  kirim ke email astyfebliza@yahoo.co.id paling lambat hari sabtu, 26 November pukul 14.00.

Tinggalkan komen di sini

Google Hacking