Beita Akhirat

Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

KISI-KISI SOAL UJIAN MID SEMESTER ILMU ALAMIAH DASAR



     1.      Mengapa manusia dikatakan unik?
2         2.  Jelaskan mengenai mitos! Dan beri satu contoh mitos yang berkembang di masyarakat!
3.               3.Jelaskan perbedaan perkembangan pikiran manusia menurut A.A. Comte??
4.               4. Jelaskan perbedaan penalaran deduktif dengan penalaran induktif
5.               5. Berilah minimal 2 contoh penarikan kesimpulan secara silogisme?
6.                6. Jelaskan jenis-jenis galaksi yang ada di alam semesta? Jelaskan ciri-ciri masing-masing galaksi!
7.                7. Jelaskan mengenai kosmogeni (ilmu yang mencoba memberi keterangan tentang terjadinya kosmos)?
  1. Jelaskan mengenai asteroida atau planetioda!
  2. Jelaskan mengenai satelit, kegunaannya, dan perkembangan satelit sampai saat ini!
  3. Jelaskan mengenai satelit palapa!
  4. Jelaskan penelitian mengenai planet Pluto, sehingga planet Pluto digolongkan menjasi planet kerdil!
  5. teori mengenai asal usul Tata Surya diantaranya teori tidal atau teori pasang surut, teori bintang kembar, teori nebular, teori big bang, teori Creatio Continua dan teori G.P. Kuiper
          13.  Kapan bumi lahir, maka untuk menghitungnya banyak dikemukakan teori antara lain :
          a. Teori sedimen
          b. Teori kadar garam
          c. Teori termal
          d. Teori Radioktivitas
          jelaskan kekempat teori tersebut?
1         14.  Menurut sejarah pekembangan kehidupan, kapan turun manusia ke bumi?
           15.  Menurut sejarah pekembangan kehidupan, kapan ikan muncul di muka bumi?
           16.  Jelaskan percobaan Stanley L. Miller (1953) tentang asal usul benda hidup!

Catatan : Mahasiswa diwajibkan menandatangani absen pertemuan 8 sebagai bukti sudah mendapatkan soal kisi-kisi ujian mid semester Ilmu Alamiah Dasar

MATERI ILMU ALAMIAH DASAR PERTEMUAN 7 BUMI, BIOSFER DAN MAKHLUK HIDUP BUMI (PRODI PENDIDIKAN EKONOMI AKUNTANSI)



Bumi berbentuk seperti bola, meskipun agak pepat pada kedua kutubnya. Kepepatan itu akibat gerak rotasi mengelilingi sumbunya. Oleh karena itu, jarak pusat bumi terhadap khatulistiwa lebih panjang daripada terhadap kutubnya. Panjang diameter pada khatulistiwa = 12.762 km, sedangkan panjang diameter pada kutub = 12.306 km. Diameter rata-rata bumi = 12.784 km. Berat jenis bumi adalah 5,5, sedangkan beratnya adalah 6,6 x 1021 ton.
  Bumi diselimuti oleh gas yang disebut atmosfer. Pada permukaan bumi terdapat lapisan air yang disebut hidrosfer. Bagian bumi yang padat terdiri atas kulit (kerak) atau lithosfer, dan bagian inti yang disebut centrosfer.
  1. Lithosfer dan Centrosfer
Lithosfer merupakan bagian yang penting dalam kehidupan manusia yang berupa benua-benua dan pulau-pulau sebagai tempat tinggal. Lithosfer mempunyai ketebalan kurang lebih 32 km. ketebalan lithosfer tidak sama. Bagian yang tebal berupa benua setebal 8 km, bagian tipis berupa dasar laut yang dalam setebal 3,5 km dan terdiri dari 2 lapisan, yaitu lapisan sebelah atas, terdiri dari silicon dan aluminium dengan berat massa (BM) rata-rata 2,65 dan lapisan sebelah daam, terdiri dari silicon dan magnesium dengan BM 2,9. Dibawah lithosfer terdapat centrosfer yang dapat di bagi atas:
1)      Bagian paling dalam yang disebut inti dalam
2)      Bagian luar disebut inti luar
3)      Bagian mantel, BM inti bumi = 10,7.
Berdasarkan BM sebesar 10,7 maka orang menduga bahwa inti bumi terdiri atas campuran logam nikel dan ferum (besi), dan inti inilah yang menimbulkan adanya sifat-sifat kemagnetan bumi, dengan kutub utara dibagian selatan dan kutub selatan terletak dibagian utara. Letak itu tidak tepat tetapi mempunyai penyimpangan 170 dilihat dari pusat bumi. Adapun kandungan mineral lithosfer yaitu, Oksien (47,7% berat), Silikon (27,7%), Aluminium (8,1%), Ferum (5%), Calsium (3,6%), Natrium (2,8%), Magnesium (2,1%), Titanium (0,6%), Hidrogen (0,1%), dan lainnya (0,7%).
  1. Hidrosfer
75% permukaan bumi ditutupi oleh hidrosfer yang meliputi lautan, danau-danau, dan es yang terdapat dalam kedua kutub. Hidrosfer mempunyai pengaruh yang besar terhadap atmosfer karena air yang menguap akan membentuk awan yang selanjutnya akan menimbulkan hujan, dan kembali ke laut lagi. Siklus itu menyebabkan air laut menjadi asin karena garam mineral pada kerak bumi mudah larut dan terbawa ke laut secara terus menerus. Adapun kandungan garam mineral air laut saat ini 3,5% yang terutama mengandung NaCl (garam dapur) dan MgSO4 (garam inggris). Garam inggris menyebabkan rasa pahit pada air laut.
  1. Atmosfer
Lapisan gas yang menyelubungi bumi disebut atmosfer, dalam kehidupan sehari-hari disebut udara. Tebal atmosfer sebesar 4800 km, terhitung dari permukaan air laut. BJ bagian bawah 0,013, dan semakin ke atas semakin kecil sampai mendekati 0. Atmosfer dibagi menjadi tiga lapisan, yaitu lapisan terbawah disebut troposfer, lapisan tengah disebut stratosfer, dan lapisan teratas disebut ionosfer.
1)                  Troposfer
Stratosfer memiliki ketebalan 16 km, yang pada daerah khatulistiwa menipis hingga hanya 8 km pada kutub-kutub bumi. Hamper seluruh uap air yang terkandung dalam atmosfer terdapat pada lapisan ini. Sehubungan dengan kandungan uap air itulah terjadi hujan, salju, angin, dan badai. Suhu dari pemukaan bumi ke atas ternyata turun secara teratur setiap 1,6 km turun secara drastic menjadi 0. Pesawat terbang mengarungi udara sampai batas troposfer.
2)                  Stratosfer
Lapisan ini mulai dari 16 km sampai 80 km di atas bumi dengan suhu rata-rata sekitar -350. Dalam lapisan stratosfer ini terdapat ozon (O3) yang merupakan lapisan yang dapat menolak sinar ultraviolet dari matahari. Sinar ultraviolet kadar tinggi dapat merusak semua sel mahluk hidup.
3)                  Ionosfer
Lapisan ini terdapat di atas 80 km dengan tekanan udara sangat rendah sehingga semua partikel terurai menjadi ion-ion. Lapisan ionosfer sangat penting sehubungan dengan komunikasi radio jarak jauh karena lapisan ini merupakan pemantul gelombang radio. Fungsi pemantul gelombang radio, sehubungan dengan permukaan bumi yang melengkung dan dalam troposfer sering terjadi gangguan cuaca.
Lapisan bumi yang berupa lithosfer, hidrosfer, dan fotosfer yang dihuni oleh berbagai mahluk hidup disebut biosfer.
3.         Pembentukan Benua dan Samudera
Bumi pada mulanya merupakan benda yang berpijar kemudian mendingin. Pada proses pendinginan tersebut membentuk lapisan yang menjadi keras yang merupakan lapisan terluar yang disebut kulit bumi atau kerak bumi (Lithosfer). Pada tahap awal, lapisan lithosfer sangat labil, tetapi tetap berotasi. Karena rotasi itu, lapisan kerak bumi yang labil dapat menggeser kea rah horizontal atau vertical (geonklinal). Hal ini juga terjadi karena lapisan di bawah kerak bumi pada saat itu masih leleh.
Menurut Wegener seorang. Hal ini juga terjadi karena lapisan di bawah kerak bumi pada saat itu masih leleh.
Menurut Wegener seorang ahli geografi bangsa jerman mengemukakan teori Wegener (1915). Menurut teori ini, bumi pada 2500 juta tahun yang lalu hanya terdapat satu benua yang sangat besar yang retak dan kemudian bergeser saling menjauhi satu sama lain, akibatnya terbentuk benua-benua Amerika, Asia, Eropa, Afrika, Australia, dan Antartika. Teori ini didukung oleh fakta bahwa sepanjang timur dari amerika selatan ternyata mempunyai bentuk dan lekukan yang kira-kira sama dengan lekukan pada benua afrika sebelah barat dan lekukan bagian selatan benua Australia cocok dengan tonjolan benua antartika. Secara kronologis dapat digambarkan bahwa:
a.    Pada 225 juta tahun yang lalu masih terdapat benua “Super Continental”.
b.   Pada 200 juta tahun yang lalu, “Super Continental” pecah menjadi 3 bagian, yakni berupa Eropa-Asia, Afrika-Amerika, dan Antartika-Australia.
c.    Pada 135 juta tahun yang lalu, Australia dan Antartika memisahkan diri. Pergeseran sampai saat ini pun masih berlangsung.
Pembentukan Samudera terjadi karena :
1.      Pergeseran vertikal, yaitu samudera India (Indonesia) di mana kerak bumi menggeser ke bawah dan sebagai imbangannya bagian sisi lain menggeser ke atas menjadi dataran tinggi atau gunung Himalaya (Gunung tertinggi di dunia).
2.      Tertarik oleh benda alam semesta lain (teori tidal) dan gaya sentripetal sehingga bagian bumi terlepas menjadi planet yatu bulan, maka terbentuk samudera pasifik.
Kapan bumi lahir, maka untuk menghitungnya banyak dikemukakan teori antara lain :
a. Teori sedimen
b. Teori kadar garam
c. Teori termal
d. Teori Radioktivitas

BIOSFER DAN MAHLUK HIDUP

Sebelum abad ke-17, para ahli menganggap bahwa mahluk hidup terjadi dengan sendirinya dari mahluk tak hidup, teori ini disebut teori generatio spontanea atau abiogenesis. Pendapat ini begitu ekstrim, misalnya ikan belut berasal dari lumpur, belatung dari bangkai, dan sebagainya. Dengan adanya renaissance, mulai timbul paham baru.  Beberapa teori asal usul mahluk hidup sebagai berikut :
1.   Teori Cosmozoa, yang menyatakan bahwa mahluk hidup datang di bumi dari bagian lain alam semesta ini. Teori ini berdasarkan asumsi, a) benda hidup itu ada atau telah ada di suatu tempat dalam alam semesta ini dan, b) hidup itu dapat dipertahankan selama perjalanan antar benda angkasa ke Bumi.
2.   Teori Pfluger yang menyatakan bumi berasal dari suatu materi yang sangat panas, kemudia dari bahan itu mengandung karbon dan nitrogen terbentuk senyawa Cyanogen (CN). Senyawa tersebut dapat terjadi pada suhu yang sangat tinggi dan selanjutnya terbentuk zat protein pembentuk protoplasma yang akan menjadi mahluk hidup.
3.   Teori Moore yang menyatakan bahwa hidup dapatmuncul dari kondisi yang cocok dari bahan anorganik pada saat Bumi mengalami pendinginan melalui suatu proses yang kompleks dalam larutan yang labil. Bila fase keadaan kompleks itu tercapai akan muncullah hidup.
4.   Teori Allen yang menyatakan pada saat keadaan fisis bumi ini seperti keadaan sekarang, beberapa reaksi terjadi yaitu energy yang dating dari sinar matahari diserap oleh besi yang lembab dan menimbulkan pengaturan atom dari materi-materi. Interaksi antara nitrogen, karbon, hidrogen, oksigen, dan sulfur dalam genangan air di muka buki akan membentuk zat-zat yang difus dan akhirnya membentuk protoplasma hidup.
5.   Teori Transendental atau ciptaan yang merupakan jawaban secara relegi bahwa benda hidup itu diciptakan oleh Super Nature atau Tuhan Yang Maha Kuasa di luar jangkauan Sains.
6.   Konsep atau Teori Modern. Pada abad ke-17 Fransisco Redi  (1626-1697) ahli biologi dari italia dapat membuktikan bahwa ulat pada bangkai berasal dari telur lalat, yang meletakkan telunya dengan sengaja. Ia mengemukakan bahwa kehidupan berasal dari telur atau Omne Vivum ex ovo.
Lazzaro spallanzani (1729-1895) ahli biologi dari italia melakukan eksperimen terhadap kaldu membuktikan bahwa jasad renik membusukkan kaldu itu, jika kaldu ditutup rapat setelah didihkan, maka tak terjadi pembusukan. Ia mengambil kesimpulan, bahwa untuk adanya telur harus ada jasad hidup, atau Omne ovum ex vivum.
Louis Pasteur (1822-1895) yang melanjutkan teori spallanzani dengan eksperimen berbagai jasad renik. Berdasarkan eksperimen yang dilakukukannya dengan menggunakn labu berleher angsa, ia mengambil kesimpulan bahwa harus ada kehidupan sebelumnya agar tumbuh kehidupan baru atau omne vivum ex vivum. Dan timbullah teori biogenesis.
Stanley Miller (1953) membuat percobaan dengan model alat laboratorium yang didalamnya dimasukkan gas dan dialiri listrik bertegangan tinggi. Hasilnya dianalisis ternyata diperoleh zat organic berupa: gula, purin, pyrimidin, asam amino, dan senyawa lainnya. Zat itu merupakan komponen ikatan DNA (Deoxyribo nucleic acid) dan RNA (Ribose nucleic acid) yaitu protein inti yang biasa membentuk virus.



TUGAS

Petunjuk:
-          Kerjakan tugas pada kertas doble folio dengan tulisan tangan
-          Tugas dikerjakan secara individu
-          Tugas dikumpulkan paling lambat tanggal 20 September 2012 kepada ketua kelas
-          Mahasiswa wajib menandatangani absen pertemuan 7 sebagai bukti sudah menyerahkan tugas, absen melalui ketua kelas.

SOAL
1. Kapan bumi lahir, maka untuk menghitungnya banyak dikemukakan teori antara lain :
a. Teori sedimen
b. Teori kadar garam
c. Teori termal
d. Teori Radioktivitas
jelaskan kekempat teori tersebut?

2. Menurut sejarah pekembangan kehidupan, kapan turun manusia ke bumi?
3. Menurut sejarah pekembangan kehidupan, kapan ikan muncul di muka bumi?
4. Jelaskan percobaan Stanley L. Miller (1953) tentang asal usul benda hidup!

MATERI ILMU ALAMIAH DASAR PERTEMUAN 6 TATA SURYA (PRODI PENDIDIKAN EKONOMI AKUNTANSI)



            Tata surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut Matahari dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya. Matahari sebagai pusat tata surya berada pada jarak 30 tahun cahaya dari pusat bhima sakti. Pada zaman yunani kuno, seorang ahli filsafat bernama Clausius Ptolomeus mengemukakan pendapatnya bahwa bumi adalah pusat dari alam semesta. Menurut pandangan ini, matahari, bulan, dan planet-planet beredar mengelilingi bumi yang tetap diam sebagai pusatnya. Pandangan Geosentris ini selama 14 abad dianut orang. Pada waktu itu, pengamatan secara kasar orang-orang yunani telah dapat mengenal 5 planet, yaitu Merkurius, venus, mars, yupiter, dan saturnus. Merkurius dan venus disebut planet dalam, sedangkan mars, yupiter dan saturnus yang berada di luar garis edar matahari disebut planet luar.
            Pada abad ke-16, seorang ilmuwan Polandia bernama Nikolas Kopernikus berhasil mengubah pandangan salah yang telah dianut berabad-abad lamanya. Menurut kopernikus, bumi adalah planet, dan seperti halnya dengan planet yang lain, beredar mengelilingi  matahari sebagai pusatnya (heliosentris). Pandangan kopernikus ini berdasarkan hasil pengamatan yang teliti serta dengan perhitungan yang sistematis. Semua in berkat penemuan teropong sebagai alat pengamat dan telah berkembangnya matematika dan fisika sebagai sarana penunjang pada masa itu. Setelah adanya teropong, dapat diamati lebih banyak planet. 
Disamping planet dan satelit, benda angkasa lain yang juga beredar mengelilingi matahari adalah komet-komet, meteor-meteor, debu, dan gas antar planet. Suatu system di mana benda-benda langit beredar mengelilingi matahari sebagai pusat disebut Sistem Tata Surya.
Matahari, seperti halnya bintang-bintang yang lain, dapat dilihat karena memancarkan cahayanya sendiri. Planet-planet dan satelit tidak memancarkan cahaya-cahaya sendiri. Planet dan satelit dapat dilihat karena memantulkan cahaya matahari. Dengan mata kasar, planet dapat dibedakan dengan bintang karena kedudukan planet selalu berubah dari waktu ke waktu terhadap bintang-bintang. Peredaran planet mengelilingi matahari disebut gerak revolusi. Disamping itu, planet-planet beredar mengelilingi sumbunya yang disebut rotasi. Adanya gerak rotasi pada bumi dan planet menyebabkan timbulnya peredaran siang dan malam pada bumi dan planet-planet. Dilihat dari selatan, gerak revolusi maupun gerak rotasi planet-planet berlawanan arah jarum jam, atau dari timur ke barat, ada beberapa yang searah jarum jam. Waktu untuk satu putaran revolusi disebut kala revolusi, sedangkan waktu satu putaran rotasi disebut kala rotasi. Untuk bumi, kala revolusinya adalah 1 tahun (365 ¼ hari), sedangkan kala rotasinya 1 hari (24 jam).
Tata surya terdiri dari matahari sebagai pusat dan benda-benda lain seperti planet, satelit, meteor-meteor, komet-komet, debu, dan gas antar planet beredar mengelilinginya. Keseluruhan sistem ini bergerak mengelilingi pusat galaksi.
Ada beberapa teori mengenai asal usul Tata Surya diantaranya teori tidal atau teori pasang surut, teori bintang kembar, teori nebular, teori big bang, teori Creatio Continua dan teori G.P. Kuiper.

TUGAS

Petunjuk:
-          Kerjakan tugas pada kertas doble folio dengan tulisan tangan
-          Tugas dikerjakan secara individu
-          Tugas dikumpulkan paling lambat tanggal 20 September 2012 kepada ketua kelas
-          Mahasiswa wajib menandatangani absen pertemuan 6 sebagai bukti sudah menyerahkan tugas, absen melalui ketua kelas.


SOAL
  1. Jelaskan mengenai asteroida atau planetioda!
  2. Jelaskan mengenai satelit, kegunaannya, dan perkembangan satelit sampai saat ini!
  3. Jelaskan mengenai satelit palapa!
  4. Jelaskan penelitian mengenai planet Pluto, sehingga planet Pluto digolongkan menjasi planet kerdil!
  5. teori mengenai asal usul Tata Surya diantaranya teori tidal atau teori pasang surut, teori bintang kembar, teori nebular, teori big bang, teori Creatio Continua dan teori G.P. Kuiper

MATERI ILMU ALAMIAH DASAR PERTEMUAN 5 ALAM SEMESTA (PRODI PENDIDIKAN EKONOMI AKUNTANSI)



Pengertian alam semesta mencakup tentang mikrokosmos dan makrokosmos. Mikrokosmos adalah benda-benda yang mempunyai ukuran yang sangat kecil, misalnya atom, electron, sel, amuba, dan sebagainya. Sedangkan makrokosmos adalah benda-benda yang mempunyai ukuran yang sangat besar, misalnya bintang, planet, galaksi.
Galaksi merupakan kumpulan bintang-bintang yang jumlahnya 1011 atau 100 miliar, dan salah satu diantaranya adalah matahari. Matahari merupakan pusat tata surya kita. Kumpulan bintang-bintang di dalam galaksi bentuknya menyerupai lensa cembung yang pipih atau berbentuk cakram dimana garis tengahnya mempunyai panjang 100 tahun cahaya dari tebalnya 10 tahun cahaya. Matahari atau pusat tata surya kita berada pada jarak 30 tahun cahaya dari pusat galaksi. Galaksi itu beribu-ribu jumlahnya. Galaksi di mana bumi kita berinduk diberi nama Milky Way atau Bhima Sakti. Galaksi yang terdekat dengan bhima sakti adalah Andromeda. Kedua pusat galaksi tersebut berjarak 1,5 juta tahun cahaya.
Terjadinya alam semesta (kosmos) telah dipelajari oleh manusia sejak dahulu. Pada permulaan dipelajari berdasarkan legenda dari mitos. Kemudian, dikembangkan oleh orang-orang yunani kuno menjadi kosmogeni (ilmu yang mencoba memberi keterangan tentang terjadinya kosmos). Perkembangan yang pesat dimulai pada abad ke-17 dengan ditemukannya alat-alat teropong bintang dan lain-lain.


TUGAS

Petunjuk:
-          Kerjakan tugas pada kertas doble folio dengan tulisan tangan
-          Tugas dikerjakan secara individu
-          Tugas dikumpulkan paling lambat tanggal 20 September 2012 kepada ketua kelas
-          Mahasiswa wajib menandatangani absen pertemuan 5 sebagai bukti sudah menyerahkan tugas, absen melalui ketua kelas.

SOAL
1.      Jelaskan jenis-jenis galaksi yang ada di alam semesta? Jelaskan ciri-ciri masing-masing galaksi!
2.      Jelaskan mengenai kosmogeni (ilmu yang mencoba memberi keterangan tentang terjadinya kosmos)?

TEORI BELAJAR PIAGET

1. Bagaimana bentuk pengetahuan menurut teori belajar Piaget
Jean Piaget menyebut bahwa struktur kognitif ini sebagai skemata (Schemas), yaitu kumpulan dari skema-skema. Seseorang individu dapat mengikat, memahami, dan memberikan respons terhadap stimulus disebabkan karena bekerjanya skemata ini. Piaget memakai istilah scheme secara interchangeably dengan istilah struktur. Scheme adalah pola tingkah laku yang dapat diulang . Scheme berhubungan dengan :
-         Refleks-refleks pembawaan ; misalnya bernapas, makan, minum.
-         Scheme mental ; misalnya scheme of classification, scheme of operation. ( pola tingkah laku yang masih sukar diamati seperti sikap, pola tingkah laku yang dapat diamati
Menurut Piaget, intelegensi itu sendiri terdiri dari tiga aspek,
  1. Struktur ; disebut juga scheme seperti yang dikemukakan diatas
  2. Isi ; disebut juga content, yaitu pola tingkah laku spesifik tatkala individu menghadapi sesuatu masalah.
  3. Fungsi ; disebut fungtion, yaitu yang berhubungan dengan cara seseorang mencapai kemajuan intelektul.
Fungsi itu sendiri terdiri dari dua macam fungsi invariant, yaitu organisasi dan adaptasi.
  1. Organisasi ; berupa kecakapan seseorang dalam menyusun proses-proses fisik dan psikis dalam bentuk system-sistem yang koheren.
2.      Adaptasi ; yaitu penyesuaian diri individu terhadap lingkungannya.
 
2. Bagaimana terjadinya pengetahuan tersebut menurut teori belajar Piaget
Seorang individu dalam hidupnya selalu berinteraksi dengan lingkungan. Dengan berinteraksi tersebut, seseorang akan memperoleh skema. Skema berupa kategori pengetahuan yang membantu dalam menginterpretasi dan memahami dunia. Skema juga menggambarkan tindakan baik secara mental maupun fisik yang terlibat dalam memahami atau mengetahui sesuatu. Sehingga dalam pandangan Piaget, skema mencakup baik kategori pengetahuan maupun proses perolehan pengetahuan tersebut. Seiring dengan pengalamannya mengeksplorasi lingkungan, informasi yang baru didapatnya digunakan untuk memodifikasi, menambah, atau mengganti skema yang sebelumnya ada.
Ada dua proses dalam proses perkembangan yaitu, Asimilasi adalah proses menambahkan informasi baru ke dalam skema yang sudah ada. Proses ini bersifat subjektif, karena seseorang akan cenderung memodifikasi pengalaman atau informasi yang diperolehnya agar bisa masuk ke dalam skema yang sudah ada sebelumnya. serta akomodasi, adalah bentuk penyesuaian lain yang melibatkan pengubahan atau penggantian skema akibat adanya informasi baru yang tidak sesuai dengan skema yang sudah ada. Dalam proses ini dapat pula terjadi pemunculan skema yang baru sama sekali. Melalui kedua proses penyesuaian tersebut, sistem kognisi seseorang berubah dan berkembang sehingga bisa meningkat dari satu tahap ke tahap di atasnya. Proses penyesuaian tersebut dilakukan seorang individu karena ia ingin mencapai keadaan equilibrium, yaitu berupa keadaan seimbang antara struktur kognisinya dengan pengalamannya di lingkungan. Seseorang akan selalu berupaya agar keadaan seimbang tersebut selalu tercapai dengan menggunakan kedua proses penyesuaian di atas. Sehingga dalam pandangan Piaget, pengetahuan datang dari tindakan, perkembangan kognitif yang sebagaian besar bergantung kepada seberapa jauh anak aktif berinteraksi dengan lingkungannya. Dalam hal ini guru berperan sebagai seorang fasilitator dan berbagai sumber daya dapat digunakan sebagai pemberi informasi. Pertumbuhan intelektual terjadi karena adanya proses yang kontinu dari adanya equilibrium – disequilibrium. Bila individu dapat menjaga adanya equilibrium, individu akan dapat mencapai tingkat perkembangan intelektual yang lebih tinggi.
Piaget mengidentifikasi empat faktor yang mempengaruhi transisi tahap perkembangan anak,  yaitu :
  1. kematangan
  2. pengalaman fisik / lingkungan
  3. transmisi social
  4. equilibrium
Selanjutnya Piaget mengemukakan tentang perkembangan kognitif yang dialami setiap individu secara lebih rinci, mulai bayi hingga dewasa. Teori ini disusun berdasarkan studi klinis terhadap anak-anak dari berbagai usia golongan menengah di Swiss.  Berdasarkan hasil penelitiannya, Piaget mengemukakan ada empat tahap perkembangan kognitif dari setiap individu yang berkembang secara kronologis :
  1. tahap Sensori Motor : 0 – 2 tahun ;
  2. tahap Pra Operasi : 2 – 7 tahun ;
  3. tahap Operasi Konkrit : 7 – 11 tahun ;
  4. tahap Operasi Formal : 11 keatas.
 
3. Bagaimana pengetahuan itu tetap terjadi menurut teori belajar Piaget
Pertumbuhan intelektual terjadi karena adanya proses yang kontinu dari adanya equilibrium – disequilibrium. Bila individu dapat menjaga adanya equilibrium, individu akan dapat mencapai tingkat perkembangan intelektual yang lebih tinggi.


4. Mengapa ada orang yang gagal dan berhasil membentuk ilmu pengetahuan menurut teori belajar Piaget
Kunci dari keberhasilan pembelajaran adalah instruktur/guru/dosen/guru harus memfasilitasi agar pembelajar dapat mengembangkan berpikir logis.Menurut Piaget, bahwa belajar akan lebih berhasil apabila disesuaikan dengan tahap perkembangan kognitif peserta didik. Peserta didik hendaknya diberi kesempatan untuk melakukan eksperimen dengan obyek fisik, yang ditunjang oleh interaksi dengan teman sebaya dan dibantu oleh pertanyaan tilikan dari guru. Guru hendaknya banyak memberikan rangsangan kepada peserta didik agar mau berinteraksi dengan lingkungan secara aktif, mencari dan menemukan berbagai hal dari lingkungan.

Tinggalkan komen di sini

Google Hacking